ta’aruf

pernah kau katakan
karena keramahanku yg membuatmu ingin lebih mengenalku
karena kejujuran dan kepolosanku hingga kau pun terkesima
karena sabar menghadapi cobaan membuat dirimu selalu mengingatku
semua apa yang engkau ucapkan masih utuh dalam ingatan

sekian lama karena seringnya jumpa
kau beranikan untuk menyatakan cinta padaku
sekian lama pula kau tak lelah menunggu jawaban
akhirnya
ku katakan dan kita sepakati satu kata”ta’aruf”

sungguh indah kala itu
meskipun diri dan pribadimu tak banyak ku ketahui
namun aku yakin akan baik budi dan ketulusanmu
hari demi hari kita jalani
namun takdir tidak seperti yang kita inginkan

yang akhirnya kata ta’aruf jadi buyar
namun yang patut aku syukuri
aku pernah merasakan kasihmu yang tulus
aku pernah merasakan segala perhatianmu
dan aku pernah merasakan segala pengorbananmu

kini buyar sudah impian menggapai satu mahligai
hilang sudah harapan tuk hidup bersama selamanya

Ukhti
tidakah kau tahu
betapa aku sakit menahan rindu
hari hari kepergianmu selalu ku catat dalam diari usang itu
ya ukhti..diary yang pernah kita isi bersama

diari tentang kasih kita dan cara kita mengatasi masalah
ah …mungkin saat ini ukhti lupa
coz disana ukhti telah bersanding dengan yang lebih mulia
huh..sabar untuku agar tak mengingat masa lalu

thx to Fatim4h az zahra

Leave a Reply